Pahlawan Muda



I

Mereka,

Lahir tergesa-gesa ditodong ketakutan

Tumbuh merunduk-runduk diantara berondongan ribuan peluru

Tak bisa bermain, tak bisa sekolah, mungkin pula tak sempat nikah

Usia belia,

Berlutut depan ibu bapak demi sumpah dan amarah yang menjalar-jalar

Digenggam erat senapan yang berat dan bendera di ujung senjata

Berkibar-kibar sepi, tapi segera terbakar mata yang berapi

Bangga menyesak penuhi dada,

Berlahiran para pemberani muda,

Maju!

Lalu di dinding jiwa, tercetak dari baja cair berpijar merah menyala-nyala,

menari-nari di wajah muda tulisan ‘Indonesia Merdeka’,

Maju!

Nyawa taruh tengah meja

Nyawa cuma terhalang belacu dan perca

Darah singkirkan masa

Membungkam paksa mulut dunia

Mereka hidup cuma sebentar,

Mereka mati muda…

Mereka selesai sudah…

II

Oh, adakah mereka ‘kan terlahir kembali nanti tuk jadi orang lain

yang hidupnya lebih indah?

Atau mereka cuma diuruk beramai-ramai bergelimpangan

diantara tanah dan darah hitam kering dan baju compang-camping?

Adakah mereka punya nama, atau barangkali kita kenal mereka?

Kemana mereka sudah ini, disaat ini?

Malam, -pemakaman yang sunyi

Mereka melenguh sudah, mengikat keras luka-luka

Menyimpan bara yang dulu berkuasa

Lalu,

Lalu dipeluk sunyi lagi di bawah tanah yang telah dibela…

Oh adakah, adakah mereka menangis kini?

Adakah, adakah mereka berarti kini?

“…Pahlawan-pahlawan muda kami, pangeran terhormat nan gagah berani

Mati dalam bangga dan sepi…”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 5 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: