Kelas Sosial

Inikah tembok-tembok dingin yang membenturkan kepala kami?

Aku, jari pemegang pena

Jadi hilang tenaga kala jabat tangannya

Kadang, dari luar jendela kelas dia benar mengerti

Kadang juga tertawai jalur-jalur kami, -budak tergiring…

Rupanya belum juga lupa dulu pernah janji

Ringkus habis segala yang diberi dan ditetapi

Dia menentangku…

Yang disentuhnya jadi api, dituding juga satu titik

Memanjang jauh, jalanan berkerikil mimpi!

Masihlah dia dan aku lagi

Mencari,

Menemui…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 5 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: