Doa Bersama

Tuhan,

Antara kepastian dan kenyataan

Antara yang mendekat dan menetap

Segala masih saja tersisa

Telah terela,

Kami menengadah

Dengan satu tanya

Berbedakah Tuhan,

Doa seorang pramuria

Dengan doa seorang ibunda?

Berbedakah Tuhan,

Doa seorang bromocorah

Dengan doa seorang ayah?

Doa saya, kami semua

Karna,

Kami tak punya kata lain untuk dosa

Dan kami tak punya bayangan tentang neraka

Maka Tuhan,

Dalam kelapangan padang-padang cahya

Tak ada satu apa yang sirna

Kami menyerah

Kami semua menyerah…

Sungguh jangan janjikan kami surga

Jangan pula janjikan kami pahala

Berikan saja, Tuhan;

Maaf.

Setelah doa bersama ini,

Kami menyerah kalah,

Menyerah kalah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 5 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: