Di Pinggir Waduk Desa

Perlahan angin mengendarai air tenang

Menari bayang air pada ranting kecil terendam

Lebah-lebah kuning-hitam menukik berputar

Mengitar wajah air yang melingkar-lingkar

Berada di sampingnya,

Hati mencebur ke tengah waduk desa

Menciptakan gelombang riuh gembira

Ada mataku yang meneguk dahaga

Kembang-kembang berwarna mega

Beberapa burung dan dara

Terbang membelah permukaan rendah

Mengundang mendengar bisikan hawa

Mengundang berlupa hidup dan tertawa

Bercerita-cita,

Rebah diri di alang-alang sawah

Bercerita-cinta,

Dalam hidup kenang ‘kan mesti terbawa…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 5 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: