Apabila Buah T’lah Masak

Dibawah pohon ini kami berkerumun dan bikin janji

Kami yang papa dan jelata ini

Sepakat menunjuk Tuan yang bermata jujur

Hanyalah dari mata Tuan itu kami percaya sungguh

Panjatlah pohon itu dengan kami menjunjungmu dari bawah

Sentuhlah bunga-bunga disana dan jadikan bakal buah

Semaikanlah jua agar ia masak segera

Adapun kami yang menunggu di bawah

Tidaklah pantas jika kami hanya mendongakkan kepala

Menunggu tanpa berbuat apa-apa

Maka kami ‘kan menuai air dari telaga

Lalu menyiramkannya pada akar-akarnya

Kita ‘kan sama menanti pohon berbuah

Dan apabila buah t’lah masak, petiklah semuanya

Lalu turun dan bagikanlah sama rata pada kami semua

Tuanpun berhak menikmatinya jua

Sebab itulah buah perjuangan kita bersama

Kami jelata bersahaja,

beserta Tuan Sang Pemimpin kami yang bermata kejujuran

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 5 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: