Gelandangan Adalah Saudaramu

Rabu, 21 Juli 2010 sekitar sore hari ketika saya hendak ke Kantor Pos Kota Malang, ada kejadian menarik di Jl. Merdeka Selatan Malang atau selatan alun-alun Kota Malang. Beberapa anggota Satpol PP ‘meringkus’ seorang gelandangan –yang mungkin juga menderita sedikit gangguan jiwa- dan lalu dinaikkan ke kendaraan Satpol PP.

Aksi penertiban itu terasa kurang simpatik, sebab saya menyaksikan sendiri betapa gelandangan itu tidak didudukkan di deretan kursi belakang kendaraan Satpol PP, melainkan diikat dan ditidurkan di bawah kursi. Dan ketika gelandangan itu meronta dan menjerit iba, seorang oknum SPP menabok mulutnya. Semua itu dilakukan didepan mata orang banyak, yang tak bisa berbuat apa-apa selain turut menertawakan dan menyanjung aksi Satpol PP tersebut.

Saya menyayangkan penertiban yang lebih mirip peringkusan binatang itu. Gelandangan itu, betapapun jahatnya dan bandelnya, adalah manusia juga yang punya perasaan. Betapapun meresahkannya, ia tetap saudaramu, saudara kita semua. Maka tolong jangan perlakukan ia seperti itu.

Saya muak dengan gaya keamanan semacam ini. Tolonglah Bung, Anda semua sebagai pamong projo janganlah melakukan pertunjukkan arogansi yang demonstratif macam apapun di depan orang banyak. Di satu sisi, Anda memang menjalankan tugas mulia menjaga ketertiban dan keamanan, tapi di satu sisi, Anda juga mencontohi budaya kekerasan pada rakyat banyak. Ketahuilah, Anda semua dibayar rakyat untuk menegakkan ketertiban, bukan untuk menindas rakyat kecil yang tak punya daya apa-apa ini. Sebab sejatinya, tindakan represi model apapun tidaklah berbeda dengan penindasan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 5 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: