Anda Seorang Pemalu? Bacalah Tulisan Ini

Sebenarnya, rasa malu adalah pengalaman universal. Dalam sebuah survey nasional yang diselenggarakan Universitas Stanford USA, 80 persen dari mereka yang diwawancarai mengaku malu dalam beberapa titik kehidupannya. Lebih dari 40 persen mengatakan bahwa mereka pada saat itu (diwawancarai) merasa malu dan sekitar 7 persen tidak pernah merasakan pengalaman malu.

Kebanyakan malu adalah sebuah tanggapan akan situasi khusus yang dianggap sebagai ancaman. Para pemalu biasanya merasa kurang enak berinteraksi dengan orang asing, sosok yang berwibawa, atau anggota lawan jenis. Pengalaman itu dimulai dari ketaknyamanan tingkat sedang dalam suasana yang tidak familier, hingga rasa takut yang seolah-olah panik akan sesuatu (tanpa sebab) dalam berbagai interaksi sosial.

Beberapa tahun belakangan, workshop dan klinik sudah berkembangbiak dimana-mana untuk membantu orang-orang mengatasi rasa malunya. Mereka membuktikan, -dan ini bertentangan dengan kepercayaan umum-: bahkan seorang ‘ande-ande lumut’pun bisa merekah menjadi kupu-kupu yang pandai berinteraksi, andai saja mereka mengerti apa yang membuatnya merasa malu dan kemudian mengambil langkah kecil dan perlahan mengubah perilakunya. Ada beberapa latihan sosial yang bisa dipelajari dalam workshop semacam ini:

1. Daripada Anda memfokuskan diri pada kesan impresi yang sedang Anda tunjukkan, lebih baik Anda memfokuskan diri pada orang lain. Letakkan diri Anda pada sepatu orang itu; menyelami perasaannya.

2. Mulailah menyapa setiap orang yang normal Anda temui

3. Mulailah untuk memecahkan keheningan melalui percakapan sederhana dengan seorang asing di ruang publik yang nyaman bagi Anda, misalnya ruang tunggu dokter, perpustakaan, bank, atau antrian di supermarket dan bioskop.

4. Jangan mengharakan perubahan yang instan.

5. Jika Anda menggagap seseorang layak untuk dipuji, pujilah ia, dan Anda akan menikmati pujian balik yang akan Anda terima.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 5 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: